Pelatihan Media Informasi Kebencanaan BPBD Jember, Destana Jelo Berpartisipasi

  • Mar 07, 2026
  • Tim Reportase KIM Swara Jelo - Red IAS
  • Destana Tagana Jelo

Destana Tagana Jelo serta Relawan Jember Dilatih Jadi Agen Informasi Tangguh

KIM SWARA JELO Jember, 6 Maret 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menggelar Pelatihan Media Informasi Kebencanaan dengan tema “Pelaporan Kejadian Bencana di Era Digital” di Posko Relawan Siaga Bencana BPBD Jember, Jumat (6/3).  

Kegiatan ini diikuti oleh 30 relawan kebencanaan dari berbagai desa di Jember, termasuk Joni Setiawan, relawan Destana Jelo RT 03 RW 11 yang akrab disapa Yoni. Para peserta mendapatkan pembekalan tentang cara menyampaikan informasi bencana secara cepat, tepat, beretika, dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.  

Pelatihan menghadirkan narasumber berpengalaman, di antaranya Hamka (jurnalis Antara), Firman A., serta Kepala BPBD Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si. Mereka menekankan pentingnya peran relawan sebagai ujung tombak dalam pelaporan awal bencana.  

“Informasi yang akurat akan menentukan alur penanganan bencana, mulai dari respon cepat, penanganan darurat, hingga tahap pasca bencana,” ujar Edy Budi Susilo dalam sambutannya.  

Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas relawan agar mampu melakukan pelaporan dan pemberitaan yang sesuai kondisi lapangan. Dengan demikian, kebingungan dan kegaduhan saat bencana dapat diminimalisir melalui diseminasi informasi yang terukur.  

Selain ilmu praktis, peserta juga memperoleh e-sertifikat dan goodie bag sebagai bentuk apresiasi.  

Joni Setiawan menuturkan bahwa kesempatan ini sangat berharga bagi relawan desa. “Kami belajar bagaimana menyampaikan informasi yang benar, sehingga masyarakat bisa lebih siap dan tidak panik saat bencana terjadi,” ungkapnya.  

BPBD Jember berharap kegiatan ini dapat melahirkan agen-agen informasi kebencanaan yang profesional dan bertanggung jawab. Dengan dukungan relawan, masyarakat Jember diharapkan semakin tangguh menghadapi berbagai potensi bencana.