LINGKUNGAN PAGAH JELO BERSIAP UNTUK SOSIALISASI SAMPAH ORGANIK

  • Jun 22, 2026
  • Tim Reportase KIM Swara Jelo Jember Lor
  • Kegiatan Jelo, Destana Tagana Jelo, Komunitas Jelo, Aneka Neka Jelo Jember Lor

Persiapan warga Pagah bukan sekadar teknis, melainkan bagian dari gerakan besar Zero Waste 2026. Dengan dukungan 27 RW di Jelo, terutama 18 RW prioritas, sosialisasi ini diharapkan menumbuhkan budaya baru: pilah di dapur, olah di rumah, manfaatkan kembali.  

SWARA JELO KIM ID JEMBER LOR — Lingkungan Pagah kini tengah bersiap menyambut agenda penting: sosialisasi dan praktik pengolahan sampah organik rumah tangga yang akan digelar di RW 17 Pagah pada Kamis, 9 Juli 2026 pukul 15.30 WIB.  

Suasana Pemanasan
Beberapa hari terakhir, obrolan warga Pagah yang didominasi ibu-ibu di RT 02 bersama ketua RT Agus Sugiharso terasa hangat. Dari cerita ayam tetangga yang bikin heboh, sampai bahasan serius tentang “set” atau larva yang muncul dari bak komposter dua tumpuk kapasitas 20 liter yang sudah dilengkapi dengan manajemen tanpa bau sampah, semua jadi bahan diskusi santai. Obrolan ini menjadi pemanasan menuju sosialisasi resmi, sekaligus menumbuhkan rasa penasaran warga tentang cara kerja komposter dan manfaat pupuk cair yang dihasilkan.  

Fokus Sosialisasi
Agenda sosialisasi kali ini akan memperkenalkan penggunaan agen hayati kompleks Sumber Urup 1.0. di bak komposter dua tumpuk kapasitas 20 liter. Mikroba ini dirancang untuk:  
- Mengurai sampah berserat,  
- Menghancurkan sampah berprotein hewani,  
- Melumat sampah dengan kandungan minyak jenuh tinggi.  

Dengan pendekatan ini, warga diharapkan bisa mengelola sampah organik harian secara mandiri, langsung dari dapur rumah tangga dengan kapasitas 5 sd 10 kg per bak komposter.  

Gotong Royong Komunitas
Inisiasi sosialisasi dilakukan secara mandiri dan bergotong royong oleh TP PKK Kelurahan Jember Lor, Destana Jelo, KUB Surema, Jelo Urban Verdant Collective (JUVC), serta Wrasana Bumi Gathayu bersama pengurus lingkungan. RW 17 Pagah menjadi salah satu titik prioritas, mengingat lokasinya dekat bantaran sungai yang rawan pencemaran.  

Persiapan warga Pagah bukan sekadar teknis, melainkan bagian dari gerakan besar Zero Waste 2026. Dengan dukungan 27 RW di Jelo, terutama 18 RW prioritas, sosialisasi ini diharapkan menumbuhkan budaya baru: pilah di dapur, olah di rumah, manfaatkan kembali.  

SWARA JELO KIM ID JEMBER LOR  
Dump Honjuk!  
Ikuti kabar komunitas di: swarajelo.kim.id | IG: @kimswarajelo | TikTok: @swara.jelo.kim.id | YouTube: Swara Jelo Jember Lor