22 RW BERGERAK - JELO MANTAPKAN LANGKAH MENUJU ZERO WASTE 2026

  • Jul 13, 2026
  • Tim Reportase KIM Swara Jelo Jember Lor
  • Kegiatan Jelo, Destana Tagana Jelo, Komunitas Jelo, Aneka Neka Jelo Jember Lor


Warga Jelo berhasil melaksanakan sosialisasi pengelolaan sampah organik di 22 RW, sebuah capaian besar menuju target Zero Waste 2026.

SWARA JELO KIM ID —Gerakan ini dipimpin oleh JUVC dengan teknologi tepat guna “Sumber Urup” yang memanfaatkan mikroba lokal untuk mengolah sampah rumah tangga secara cepat, aman, dan tanpa bau.

Roadshow Sosialisasi: Tapak Nyata di Lapangan
Dalam sepekan terakhir, kegiatan sosialisasi dan praktik pengolahan sampah organik rumah tangga berlangsung di berbagai titik:
• RW 17 (9 Juli, Kamis sore) — Lingkungan Pagah
• RW 02 (11 Juli, Sabtu pagi) — Lingkungan Kretas
• RW 05 (11 Juli, Sabtu malam) — Lingkungan Kretas
• RW 16 (12 Juli, Minggu pagi) — Lingkungan Pagah
• RW 15 (12 Juli, Minggu sore) — Lingkungan Tegalrejo
• RW 24 (12 Juli, Minggu malam) — Lingkungan Wetan Kantor


Dengan ini, total 22 RW di Jember Lor, daro total 27 RW di Jelo, sudah tersentuh sosialisasi. Artinya, hampir seluruh warga kini mengenal cara mengolah sampah organik langsung dari dapur rumah mereka.

Teknologi Tepat Guna: Sumber Urup 2.0
JUVC mengembangkan agen hayati Sumber Urup 2.0, hasil penyempurnaan dari MOL Sumber Urup 1.0. Cairan mikroba ini terdiri dari konsorsium sintropik: pemecah pati, pembuat asam, pengolah protein, dan pengurai minyak serta kaldu sisa makanan.

Karakter cairan Sumber Urup 2.0:
• Berbentuk kaldu fermentasi dari bahan di sekitar kita dan aman untuk lingkungan.
• Mengandung inokulan berlapis: serat nabati, inducer protein hewani, minyak jelantah, ampas kopi, tembakau, serta biang MOL dengan usia fermentasi berbeda (4–35 hari).
• Tekstur cairan: kekentalan sedang, dengan gelembung terperangkap di endapan — tanda aktivitas mikroba aktif.

Menurut penelitian terbaru, kombinasi MOL nasi basi dan bonggol pisang terbukti mempercepat reduksi sampah organik hingga 79,5% dalam 8 hari, lebih efektif dibanding bioaktivator pabrikan seperti EM4. Penelitian lain juga menunjukkan kombinasi MOL nasi basi dan tapai singkong mampu mempercepat kematangan kompos hanya dalam 9 hari. Model ini sejalan dengan prinsip Sumber Urup 2.0 yang memanfaatkan variasi inducer alami untuk memperkuat kerja mikroba.

Gotong Royong Lintas Komunitas
Gerakan ini tak berdiri sendiri. Dukungan datang dari:
• Bank Sampah Ciliwung Asri (RW 25)
• Bank Sampah Marinda (RW 15)
• Bank Sampah Gatotkaca (RW 07)
• Bank Sampah GPRS (RW 05)
• DESTANA & TAGANA JELO
• Karang Taruna Jelo
• TP PKK Jelo & pengurus lingkungan RW/RT
Kolaborasi ini memperkuat jalur pengelolaan: organik diolah jadi pupuk, non-organik masuk ke bank sampah untuk tabungan warga dan mendukung UMKM lokal.

Menuju Zero Waste 2026
Roadshow ini adalah langkah awal gerakan Zero Waste 2026. Dimulai dari rumah warga, dari dapur, dari sumber sampah itu sendiri. Dengan teknologi tepat guna dan rekayasa sosial, Jelo membuktikan bahwa solusi lingkungan perkotaan bisa lahir dari gotong royong komunitas.

Pesan utama:
Sampah bukan beban, tapi sumber daya.
Dari rumah untuk Jelo yang lebih hijau, bersih, dan mandiri.

 



SWARA JELO KIM ID JEMBER LOR
Dump Honjuk!
Ikuti kabar komunitas di: swarajelo.kim.id | IG: @kimswarajelo | TikTok: @swara.jelo.kim.id | YouTube: Swara Jelo Jember Lor