WARGA JELO TERUS BERGERAK, SOSIALISASI SAMPAH ORGANIK MENUJU KAWASAN JELO BEBAS SAMPAH
- Jul 08, 2026
- Tim Reportase KIM Swara Jelo Jember Lor
- Kegiatan Jelo, Destana Tagana Jelo, Komunitas Jelo, Aneka Neka Jelo Jember Lor

PKK RW dan Warga Jelo bersemangat mengikuti sosialisasi pengelolaan dan pengolahan sampah organik dengan Agen Hayati Sumber Urup 2.0. Juga Agenda OBRAS RRI Jember menegaskan komitmen Jelo menuju kawasan bebas sampah.
SWARA JELO KIM ID JEMBER LOR — Gerakan pengelolaan sampah organik rumah tangga di Jelo terus menunjukkan geliatnya. Sejumlah RW sudah melaksanakan sosialisasi dan praktik langsung penggunaan komposter tumpuk 20 liter dengan dukungan agen hayati Sumber Urup 2.0.
Pada Senin malam, 6 Juli 2026, RW 06 Kretas menggelar sosialisasi di Masjid Al Ijabah. Ketua RW Suwardi bersama jajaran RT 1–4 dan tim penggerak PKK hadir mendampingi warga. Mereka belajar cara memilah sampah dapur, menyemprotkan larutan mikroba, dan memanfaatkan hasil olahan sebagai pupuk cair maupun kompos padat.
Dua hari kemudian, Rabu 8 Juli 2026, RW 18 Pagah melanjutkan kegiatan di Gang Pasar Pagah pukul 10.00 pagi. Ketua RW Didik Kadaruslan bersama penggerak PKK RW 18 memimpin praktik pengolahan sampah organik. Sore harinya, RW 21 dan RW 22 Kampung Osing mengadakan sosialisasi gabungan di Mushalla Gang Dahlia, Jl. Wijaya Kusuma. Acara ini dihadiri langsung oleh Ibu Lurah Jember Lor beserta pengurus PKK kelurahan, memperkuat komitmen bersama untuk mengatasi problem sampah rumah tangga di perkotaan.
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan antusiasme warga Jelo dalam membangun budaya baru: pilah, olah, manfaatkan kembali. Dengan dukungan lintas pihak — PKK, JUVC, dan pemerintah kelurahan — gerakan ini semakin kokoh menuju target Zero Waste 2026.
Agenda Media OBRAS RRI Jember
Sebagai penegasan komitmen, gerakan ini juga dibawa ke ruang publik melalui program Obrolan Komunitas (OBRAS) RRI Jember. Pada Kamis, 9 Juli 2026 pukul 20.10 WIB, topik “Pengolahan dan Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga di Jelo dengan Komposter 2 Tumpuk 20 Liter dan Agen Hayati Sumber Urup 2.0” akan dibahas bersama narasumber dari Jelo Urban Verdant Collective (JUVC): Istono Asrijanto (Founder JUVC), Bagus Hadi Cahyono (Manajer JUVC), Ervin Novian (Pendamping Lapang JUVC), Esti Ramona (Pendamping Lapang JUVC)
Diskusi ini dapat diikuti melalui siaran radio, YouTube, dan RRI Play Go. Kehadiran JUVC di media nasional menegaskan bahwa gerakan warga Jelo bukan hanya lokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kawasan lain dalam mewujudkan lingkungan bebas sampah.
