GERAKAN ZERO WASTE 2026 JELO – MENUJU JEMBER LOR NOL SAMPAH
- May 20, 2026
- Tim Reportase KIM Swara Jelo Jember Lor
- Kegiatan Jelo, Destana Tagana Jelo, Komunitas Jelo, Aneka Neka Jelo Jember Lor

Dari lorong kampung hingga dapur rumah, warga Jelo telah membuktikan bahwa Zero Waste 2026 bukan sekadar wacana. Dimulai dengan penghentian open dumping di TPA Pakusari, gerakan ini menjelma jadi aksi nyata bagi Jember Lor.
JEMBER WASTE REVOLUTION 2026: START FROM YOU!
Jember Waste Revolution 2026: ajakan mengubah gaya hidup, kurangi plastik sekali pakai, dan kelola sampah mandiri.
TPA Pakusari resmi hentikan open dumping! Warga Jember kini wajib kelola sampah mandiri, kurangi plastik sekali pakai, dan dukung Bank Sampah. Revolusi dimulai dari rumah kita.
Revolusi Sampah Jember 2026 bukan sekadar aturan, melainkan ajakan untuk mengubah gaya hidup. Dari rumah tangga hingga pelaku usaha, semua pihak diminta berperan aktif: memilah sampah, mengurangi plastik, dan mengolah organik jadi berkah. Gerakan ini menegaskan bahwa kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama, dan setiap langkah kecil warga akan menentukan wajah Jember di masa depan.
Baca Disini Selengkapnya
BANK SAMPAH RW 25: RESPON NYATA ZERO WASTE 2026
Bank Sampah RW 25: respon cepat warga Jelo, menjadikan sampah bernilai ekonomi dan memperkuat solidaritas.
Warga RW 25 Jelo bergerak! Bank Sampah Ciliwung Asri hadir sebagai jawaban atas kebijakan Zero Waste 2026. Dari memilah sampah hingga menciptakan nilai ekonomi, kampung jadi pelopor perubahan.
Gerakan Zero Waste di RW 25 Jelo menunjukkan bahwa perubahan besar dimulai dari kampung. Bank Sampah bukan sekadar tempat menaruh sampah, tetapi wadah kolaborasi warga untuk mengubah limbah menjadi nilai ekonomi, memperkuat solidaritas, dan mendukung kebijakan daerah. Ini adalah bukti nyata bahwa budaya hidup bersih bisa tumbuh dari partisipasi masyarakat akar rumput.
Baca DisiniSelengkapnya
BANK SAMPAH MANDIRI: WARGA RW 25 PELOPOR ZERO WASTE 2026
Bank Sampah Mandiri: solusi cerdas warga RW 25, membuktikan bahwa sampah bisa jadi peluang, bukan beban.
Dari uji coba hingga sosialisasi, warga RW 25 Jelo membuktikan bahwa sampah bisa jadi berkah. Bank Sampah Ciliwung Asri hadir sebagai solusi cerdas menuju Jember bebas sampah.
Gerakan Bank Sampah Mandiri di RW 25 Jelo menunjukkan bahwa solusi lingkungan perkotaan bisa dimulai dari warga sendiri. Sampah yang dulu dianggap beban kini menjadi sumber ekonomi, sarana edukasi, dan simbol komitmen bersama. Dengan kolaborasi warga, relawan, dan pemerintah, Jember bergerak menuju kota bebas sampah.
Baca DisiniSelengkapnya
JAGONGAN NYORE, SAMPAH ORGANIK JADI BERKAH
Jagongan Nyore: ruang belajar santai warga tentang kompos, eco-enzyme, biopori, dan maggot sebagai solusi lokal.
Warga RW 25 Jelo belajar bersama mengelola sampah organik. Dari kompos, eco-enzyme, biopori, hingga maggot, semua jadi solusi lokal untuk mendukung Zero Waste 2026.
Jagongan Nyore menjadi contoh nyata bagaimana edukasi berbasis komunitas bisa mengubah cara pandang warga: dari sampah sebagai masalah menjadi solusi lokal. Dengan keterampilan sederhana, warga bisa menjaga kebersihan, mengurangi beban lingkungan, sekaligus menciptakan nilai ekonomi. Gerakan ini menegaskan bahwa perubahan besar dimulai dari aksi kecil di depan rumah.
Baca DisiniSelengkapnya
JELO UBAH SAMPAH DAPUR JADI BERKAH
Demo Kompos Dua Tingkat: inovasi sederhana di Bank Sampah Ciliwung Asri, menghasilkan pupuk padat dan cair dari sisa dapur, bersama WRASANA BUMI GATHAYU dan JELO URBAN VERDUNT COLLECTIVE.
Demo kompos dua tingkat di Bank Sampah Ciliwung Asri membuktikan bahwa sampah organik bisa jadi solusi lokal. Dari dapur warga lahir pupuk, dari kampung lahir inspirasi Zero Waste 2026.
Demo kompos di Jelo menunjukkan bahwa pengelolaan sampah organik bisa dilakukan dengan cara sederhana dan murah. Dengan metode dua tingkat, warga bisa memanen manfaat ganda: pupuk padat untuk tanaman dan pupuk cair untuk kebun. Kehadiran sekolah dan komunitas bank sampah memperkuat sinergi pendidikan, lingkungan, dan ekonomi. Gerakan ini membuktikan bahwa perubahan menuju kota bebas sampah dimulai dari lorong kampung terkecil.
Baca DisiniSelengkapnya
Warga Jelo bergerak bersama, mengubah sampah organik dan anorganik jadi berkah. Dari duduk bersama, gotong royong, edukasi komunitas, kolaborasi sekolah dan pendidikan tinggi, hingga dukungan pemerintah, di Jember Lor, semua bersatu menuju Jember Baru – Jember Maju yang bebas sampah.