JELO MENGUBAH SAMPAH DAPUR DAN SISA MAKANAN JADI BERKAH
- May 17, 2026
- Tim Reportase KIM Swara Jelo Jember Lor
- Kegiatan Jelo, Destana Tagana Jelo, Komunitas Jelo, Aneka Neka Jelo Jember Lor

Demo Kompos Dua Tingkat di BS Ciliwung Asri Wetan Kantor Jelo Gerakkan Pengelolaan Sampah Organik Mandiri 2026 di Jelo
SWARA JELO KIM ID, JEMBER LOR – Momentum menuju Jember Bebas Sampah kian menggema di tingkat tapak. Menyusul kebijakan penghentian sistem open dumping di TPA Pakusari, warga Jelo bergerak cepat melakukan aksi nyata. Pada Sabtu siang, 16 Mei 2026, bertempat di Bank Sampah (BS) Ciliwung Asri, Jl. Ciliwung Gg 1, Wetan Kantor Jelo, Kelurahan Jember Lor, digelar acara demo praktis pengelolaan sampah organik rumah tangga yang berlangsung edukatif, segar, dan penuh semangat kolaborasi.
Acara ini menjadi bagian dari gerakan Jember Waste Revolution 2026 – Start From You! untuk mendorong kemandirian warga dalam mengelola sisa dapur langsung dari sumbernya.
Solusi Praktis Dengan Mengolah Sampah Organik dengan Bak Dua Tingkat
Fokus utama dalam demo kali ini adalah pengenalan alat komposter sederhana menggunakan metode bak proses dua tingkat yang sangat cocok untuk area perkotaan dengan akses jalan kecil yang minim lahan.
Bagus Hadi Cahyono, pemateri pengelolaan sampah organik rumah tangga dari Destana Jelo, mempraktikkan langsung cara pembuatan dan alur kerjanya. Dengan memanfaatkan dua ember bekas kapasitas 20 kg (setara untuk menampung sekitar 10 hingga 12 kg sampah), warga diajarkan membuat instalasi komposter mandiri.
Ember Atas (Ember A):Dilubangi kecil-kecil di bagian bawahnya menggunakan solder sebagai jalur pemisahan cairan. Di bagian tutup atasnya, dipasang wadah penangkap gas elastis (menggunakan kantong plastik es lilin atau balon karet) untuk meminimalisir bau tidak sedap akibat hasil gas selama proses dekomposisi berlangsung.
Ember Bawah (Ember B): Berfungsi sebagai penampung cairan yang dilengkapi dengan kran air plastik di bagian bawahnya.
Proses pengomposannya pun sangat praktis. Dasar Ember A dilapisi arang sekam lalu disemprot cairan dekomposer aktif (campuran EM-4, molase, dan air sumur yang telah didiamkan semalam). Setiap kali sampah dapur yang telah dipilah dimasukkan, bagian atasnya kembali dilapisi arang sekam dan disemprot dekomposer secara berkala. Melalui sistem dua tingkat ini, warga bisa memanen dua keuntungan sekaligus, pupuk kompos padat sebagai media tanam dan cairan lindi yang berfungsi sebagai pupuk organik cair siap pakai.
"Problem sesungguhnya di kawasan perkotaan adalah sampah organik. Jika tidak ada alur pengelolaan yang jelas, tumpukan sampah akan ada di mana-mana dan menjadi masalah besar di kemudian hari," tegas Bagus Hadi Cahyono. Ia menambahkan bahwa melalui pemahaman alur sederhana dan peralatan ringkas ini, siapa pun kini bisa mengolah sampah dapur mereka secara mandiri tanpa bau berlebih.
Sinergi Pendidikan dan Komunitas Bank Sampah
Gerakan ini kian kuat dengan hadirnya perwakilan para pendidik dari SMKN 4 JEMBER yang diwakili oleh M. Ubaidillah dan Septian Helmi Nugroho. Kehadiran mereka merupakan langkah nyata untuk mengintegrasikan tata kelola sampah mandiri di lingkungan sekolah, sejalan dengan Surat Edaran Bupati Jember mengenai kewajiban pengelolaan sampah mandiri di seluruh wilayah kabupaten.
Tidak hanya sampah organik, pengelolaan sampah anorganik juga dikupas tuntas dalam acara ini. Hadir sebagai narasumber ahli, Siti Nursiatien dan Debriza Bridha dari Bank Sampah Unit (BSU) Sripeling Villa Tegal Besar Jember. Mereka membagikan wawasan dan SOP mengenai manajemen pengelolaan sampah non-organik bernilai ekonomi melalui model bank sampah, seperti yang saat ini sudah diujicobakan dan diterapkan oleh BS Ciliwung Asri.
Sampah Bukan Beban, Tapi Peluang!
Uji coba, peluncuran BS dan demo pengolahan organik rumah tangga di BS Ciliwung Asri RW 25 Jelo ini membuktikan bahwa kesepakatan nol sampah bisa dimulai dari lorong kampung terkecil. Dengan memilah plastik, kertas, logam, dan minyak jelantah ke bank sampah, serta mengolah sisa sayur dan buah menjadi pupuk di dapur masing-masing, warga Wetan Kantor Jelo telah menunjukkan bahwa Zero Waste 2026 bukan sekadar wacana di atas kertas.
Yuk, jadikan gaya hidup bersih dan 0 sampah ini sebagai kebanggaan kita bersama. Dari Jelo, untuk masa depan Jember yang lebih bersih, cerah, asri dan menginspirasi!
Komunitas Informasi Masyarakat Swara Jelo KIM ID Jember Lor
Pantau terus aksi lingkungan dan kabar komunitas kami di:
Website: swarajelo.kim.id | Instagram: @kimswarajelo | TikTok: @swara.jelo.kim.id | YouTube: Swara Jelo Jember Lor