Gotong Royong Warga RW 16 Jelo Pulihkan Lingkungan Pasca Luapan Sungai Rembangan
- Feb 01, 2026
- Ervin Novian
KIM SWARA JELO--Pasca luapan Sungai Rembangan pada 28 Januari 2026, warga RW 16 Jelo, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, melaporkan sejumlah kerusakan. Plengsengan makam RW 16 ambrol, sementara beberapa rumpun bambu jatuh dan ambruk ke aliran sungai sehingga menghambat arus air.
Pada Minggu, 1 Februari 2026, warga bersama DESTANA Jelo, TAGANA Jelo, relawan WJPB Jember, Baret Jember, serta TRC BPBD Jember melakukan kerja bakti mandiri untuk penanganan awal. Kegiatan meliputi pembersihan bambu yang hanyut dan koordinasi dengan pengurus lingkungan. Rencana tindak lanjut adalah perbaikan plengsengan serta pembersihan lanjutan menggunakan dua mesin pemotong kayu dengan melibatkan sekitar 30 warga dan 15 relawan.
Ketua RW 16 Jelo, Edi Wijaya, menyampaikan harapannya: “Kami sudah berupaya bersama warga dan relawan untuk membersihkan aliran sungai. Namun, untuk perbaikan plengsengan yang ambrol, kami berharap ada bantuan material dari Pemkab Jember agar lingkungan bisa kembali aman dan tertata.”
Dengan semangat gotong royong dan pemulihan mandiri, warga RW 16 Jelo bersama relawan terus bahu membahu menjaga lingkungan. Kerja bakti ini bukan hanya memperbaiki kerusakan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana di masa depan.