JAGONGAN NYORE JELO TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DAN WARGA JELO YANG BERGERAK

  • May 11, 2026
  • Tim Reportase KIM Swara Jelo Kelurahan Jember Lor
  • Kegiatan Jelo, Komunitas Jelo

Sampah organik bukan masalah yang hilang dengan sendirinya — Ia bisa sekaligus menjadi bencana atau berkah 

SWARA JELO KIM ID -Malam itu di rumah Ketua RW 25 Wetan Kantor, Bpk. Rokhim berubah jadi ruang belajar santai, dengan kursi melingkar, obrolan ringan, dan saling belajar bersama. Jagongan Nyore dirancang agar semua lapisan warga — ibu rumah tangga, pedagang kaki lima, pemuda, hingga lansia — bisa pulang membawa keterampilan dan gambaran nyata untuk mulai mengelola sampah organik di rumah masing‑masing.

Mengapa sampah organik harus dikelola sekarang juga secara mandiri? Selain SE Bupati Jember yang mewajibkan warga mulai melakukan pengelolaan sampah secara mandiri, dengan SE Bupati Jember No. 100.3.4.2/441/35.09.313/2026 tersebut. Berikut penjelasan singkat tentang dampak jika sampah organik dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik, seperti bau, lalat dan hama, emisi gas rumah kaca (metana), penyumbatan saluran air, serta potensi penyakit lingkungan dalam jangka pendek. Kemudian juga dibahas teknik komposting sederhana untuk pekarangan sempit seperti cara menyusun lapisan sampah organik, penggunaan eco-enzyme, dan waktu matang kompos.  

BACA : JEMBER WASTE REVOLUTION 2026 START FROM YOU! 

Masuk dalam radar diskusi teknologi biopori sebagai solusi ganda, sebagai resapan air untuk mengurangi genangan dan sumber kompos organik dan budidaya maggot (larva black soldier fly) sebagai solusi pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak dan pupuk padat.  

Kenapa Ini Penting Sekarang?
Pemerintah Kabupaten Jember telah mengeluarkan kebijakan yang mendorong pengelolaan sampah mandiri setelah penghentian praktik open dumping di TPA Pakusari. Jika sampah organik tidak dikelola di tingkat rumah tangga dan lingkungan, masalah kecil hari ini bisa berubah jadi beban besar esok hari. Saluran tersumbat, biaya pembersihan meningkat, dan kualitas lingkungan menurun. Jagongan Nyore hadir untuk menjembatani kebijakan itu dengan praktik sehari‑hari yang mudah dilakukan.

BACA : RESPON CEPAT ZERO WASTE 2026 BANK SAMPAH RW 25 JELO 

Siapa saja yang bisa berpartisipasi?
Semua warga Jember Lor — khususnya RW 25 lingkungan wetan kantor — pelaku UMKM makanan, pengurus RT/RW, kader lingkungan, dan siapa pun yang ingin belajar mengubah sampah jadi manfaat. Dengan hanya bermodal segudang semangat gotong royong dan rasa ingin tahu.

Merubah Cara Pandang, Dari Sampah ke Solusi Lokal
Jagongan Nyore bukan sekadar acara edukasi, ini langkah nyata menumbuhkan budaya pengelolaan sampah yang mandiri dan bernilai. Ketika warga tahu cara mengolah sampah organik, kampung menjadi lebih bersih, sehat, dan berdaya ekonomi. Mari belajar, dan praktekkan — karena perubahan besar sering dimulai dari aksi kecil di depan rumah.

BACA : BANK SAMPAH MANDIRI WARGA SOLUSI CERDAS PENGELOLAAN LINGKUNGAN PERKOTAAN JEMBER BEBAS SAMPAH 

Ikuti kabar komunitas di: swarajelo.kim.id | IG: @kimswarajelo | YouTube: Swara Jelo Jember Lor | TikTok: @swara.jelo.kim.id