Jurnal Warga Jember Lor, Satu Komando Lawan Bencana Banjir

  • Apr 11, 2026
  • Tim Reportase KIM Swara Jelo Jember Lor - Red IAS
  • Kegiatan Jelo, Destana Tagana Jelo, Komunitas Jelo

"Beban batang pohon boleh berat, tapi semangat warga yang bersatu selalu lebih kuat. Sungai yang bersih adalah warisan paling berharga untuk anak cucu kita." Warga RW 13 & 14 Tegalrejo Siap Tuntaskan Batang Pohon Roboh di Kali Jompo  

SWARA JELO KIM ID - Di Jl. Mawar, Tegalrejo, semangat gotong royong warga RW 13 dan RW 14 kembali bergema. Menjelang Minggu, 12 April 2026, persiapan kerja bakti untuk menuntaskan batang pohon roboh di Kali Jompo terasa seperti sebuah “komando bersama” yang lahir dari kepedulian.  

Sejak angin kencang akhir Maret lalu, dua batang pohon besar masih menghalangi aliran sungai. Warga Jelo yang mengenal kawasan ini dengan nama “Kampung Surabayan”, dan mereka tahu betul bahwa jika dibiarkan, aliran air bisa meluap. “Kondisinya memang sulit karena batang pohon terendam air dan arusnya deras. Tapi besok kita tuntaskan!” ujar Agus Gunawan, pengurus sekaligus Ketua RW 13 Ling. Tegalrejo Jelo yang juga dikenal dengan aktivitas kegiatan anak muda dengan REMBRO (Remaja Bromo).  

Persiapan terlihat rapi, seperti TRC BPBD Jember siap dengan chainsaw, logistik sembako dari Dinsos P3A Jember sudah diterima oleh pengurus RW, dan dapur umum warga pun telah disiapkan untuk memastikan "Kampung Tengah" para pejuang lingkungan,warga dan relawan tetap bertenaga. Semua bergerak dalam satu irama, dari relawan Destana-Tagana hingga pengurus lingkungan, membuktikan bahwa solidaritas bukan hanya kata-kata.  

Besok, Dam Sembah di Tegalrejo Jelo akan menjadi saksi bagaimana warga Jember Lor menjadikan gotong royong sebagai benteng menghadapi awal menanggapi dan menangani bencana dari lingkungan yang terkecil, mulai dari lingkungan kampung sendiri.