Komunitas JELO Gelar Edukasi Kreatif dan UMKM di Hari Ibu Desember 2025
- Dec 12, 2025
- Istono Genjur Arisjanto
KIM SWARA JELO— Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional, Komunitas JELO menyelenggarakan kegiatan edukatif dan kreatif pada Minggu, 14 Desember 2025, bertempat di Lantai 2 Gedung Jember Nusantara, Alun-Alun Jember. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai kelurahan sekitar, terdiri dari anak-anak, orang tua, pelaku UMKM, dan masyarakat umum.
Kegiatan utama meliputi kelas menggambar gratis untuk anak usia PAUD, TK, dan SD kelas 1–3 yang difasilitasi oleh Komunitas Perupa Jember (KPJ). Anak-anak yang mendaftar diminta membawa perlengkapan sendiri seperti alas gambar, pensil, kertas, crayon, atau spidol. Suasana kelas akan berlangsung meriah dan penuh semangat, dengan karya anak-anak yang diapresiasi di akhir sesi.
Di ruang terpisah, berlangsung sesi ngobrol santai bersama Komunitas Art Therapy Jember yang menghadirkan Kak Wulan dan Kak Bayu. Diskusi ini terbuka bagi orang tua dan pendamping, membahas seni sebagai media tumbuh kembang anak. Format lesehan membuat suasana lebih akrab dan interaktif.
Sementara itu, UMKM Sumber Rejeki Makmur Jelo menggelar demo edukasi tentang teknologi pengawetan sederhana menggunakan metode pasteurisasi untuk minuman. Peserta yang telah mendaftar mendapatkan penjelasan langsung dan singkat mengenai proses pengawetan makanan minuman serta manfaat metode retort dan canning.
Forum UMKM Jember di Jember Nusantara juga membuka layanan konsultasi legalitas produk dan usaha bagi peserta maupun pengunjung. Topik yang dibahas meliputi perizinan, pengemasan, dan strategi pemasaran sederhana.
Acara ini digagas oleh FPRB Destana Jelo dengan dukungan berbagai komunitas lokal seperti UMKM Jelo, Kartun Jelo, Tagana Jelo, dan KIM Swara Jelo. Pendaftaran dilakukan secara gratis dan terbatas untuk menjaga kenyamanan dan efektivitas kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Komunitas JELO berharap dapat memperkuat semangat kebersamaan, kreativitas anak, dan pemberdayaan ekonomi lokal dalam semangat Hari Ibu. Dukungan masyarakat dan kolaborasi antar komunitas menjadi kunci keberhasilan acara yang berlangsung hangat dan inspiratif.