MENYEMAI KEMANDIRIAN PENGELOLAAN SAMPAH DI RW 13 TEGALREJO JELO
- Jun 01, 2026
- Tim Reportase KIM Swara Jelo Jember Lor
- Kegiatan Jelo, Komunitas Jelo

Pelatihan di Balai RW 13 menunjukkan sesuatu yang sederhana namun kuat, ketika warga diberi pengetahuan praktis, alat yang tepat, dan ruang untuk bersepakat, perubahan nyata bisa terjadi. Dari ember tumpuk di dapur hingga buku tabungan di Bank Sampah, setiap tindakan kecil menumpuk menjadi kemandirian lingkungan. RW 13 Tegalrejo kini menapaki jalan itu—dengan gotong royong, tekad, dan langkah yang terukur.
SWARA JELO KIM ID -Minggu pagi itu, Balai RW 13 Kampung Baru Tegalrejo terasa hangat oleh suara tawa, obrolan, dan alat-alat sederhana yang dirakit bersama. Kegiatan Sosialisasi dan Praktik Pengolahan Sampah Mandiri pada 1 Juni 2026 bukan sekadar pelatihan teknis—ia adalah momen bertemu, belajar, dan bersepakat untuk menjadikan sampah rumah tangga sebagai bagian solusi lingkungan bertepatan dengan hari lahir Pancasila.
Belajar Dewasa yang Nyambung ke Lapangan
Pelatihan berdurasi tiga jam ini dirancang dengan pendekatan andragogi: diskusi interaktif, demonstrasi langsung, praktik kelompok, dan perumusan komitmen. Enam sesi intensif masing‑masing 30 menit membuat materi padat namun mudah dicerna. Peserta datang dari berbagai unsur: kader PKK, perwakilan RT/RW, warga terpilih, serta fasilitator dari Wrasana Bumi Gathayu, Bank Sampah Ciliwung Asri, dan Jelo Urban Verdant Collective. Semua bergerak bersama, dari teori ke praktik dalam satu napas kegiatan.
Enam Sesi yang Mengalir dan Aplikatif
Enam sesi pelatihan yang digelar di Balai RW 13 mengalir runtut dari pengantar darurat sampah dan regulasi lokal oleh Wrasana Bumi Gathayu yang menghasilkan daftar hambatan prioritas, dilanjutkan model Bank Sampah non‑organik bersama BS Ciliwung Asri yang melahirkan template formulir dan tim penimbang, pembahasan pengelolaan sampah organik skala rumah tangga oleh Jelo Urban Verdant Collective yang menentukan pilihan model komposter untuk demo, praktik pemilahan non‑organik kembali bersama BS Ciliwung Asri yang memproduksi catatan penimbangan contoh, perakitan komposter dua tingkat dan pembuatan starter MOL (Mikro Organisme Lokal) RUMEN SUMBER URIP oleh Jelo Urban Verdant Collective sehingga setiap kelompok berhasil merakit minimal satu unit beserta cara pengelolaan sampah rumah tangga lengkap dari organik dan non organik, hingga sesi penutup berupa penyusunan kesepakatan lingkungan dan komitmen bersama yang dimoderatori oleh pengurus lingkungan. Setiap sesi dirancang agar peserta tidak hanya tahu, tetapi bisa langsung melakukan: merakit komposter, memilah sampah, mencatat setoran bank sampah, dan membuat komitmen bersama.
Hasil Nyata yang Siap Dijalankan
Dari kegiatan ini muncul beberapa capaian konkret yang langsung terasa manfaatnya di lingkungan padat antara lain Infrastruktur Pengelolaan Sampah Mandiri seperti 2 unit ember tumpuk berhasil dirakit sebagai media pengolahan sampah rumah tangga untuk menjadi kompos dan POC. Belajar bersama administrasi Tertata untuk manajemen Formulir penimbangan Bank Sampah terstandardisasi dan jadwal operasional RT disepakati, lalu kesepakatan warga penggerak di lingkungan dengan gambaran operasional serta pengurus. Dokumentasi kegiatan dan desain sertifikat peserta menjadi bukti bahwa pelatihan ini bukan sekadar wacana—ia terekam dan siap dipertanggungjawabkan.
Menjaga Gerak dengan Pendampingan
Keberlanjutan menjadi kata kunci. Tim fasilitator telah menjadwalkan kunjungan lapangan dua minggu setelah pelatihan untuk troubleshooting teknis. Pemantauan, evaluasi berkala, dan penyusunan laporan untuk lingkungan akan berjalan selama satu bulan ke depan. Langkah‑langkah ini memastikan RW 13 Jelo tidak berhenti pada semangat awal, melainkan berkembang menjadi model kampung urban mandiri yang bebas sampah.
Dari Balai RW ke Kampung yang Lebih Bersih
Pelatihan di Balai RW 13 menunjukkan sesuatu yang sederhana namun kuat: ketika warga diberi pengetahuan praktis, alat yang tepat, dan ruang untuk bersepakat, perubahan nyata bisa terjadi. Dari ember tumpuk di dapur hingga buku tabungan di Bank Sampah, setiap tindakan kecil menumpuk menjadi kemandirian lingkungan. RW 13 Tegalrejo kini menapaki jalan itu—dengan gotong royong, tekad, dan langkah yang terukur.
SWARA JELO KIM ID JEMBER LOR
Dump Honjuk!
Ikuti kabar komunitas di: swarajelo.kim.id | IG: @kimswarajelo | TikTok: @swara.jelo.kim.id | YouTube: Swara Jelo Jember Lor