Pengawetan Bumbu Rawon, Jamu, dan Semangat UMKM Jember Belajar Canning Makanan dan Minuman

  • Nov 12, 2025
  • Istono Genjur Asrijanto

KIM SWARA JELO - Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Pondok Gaharu, Taman Botani Sukorambi, Jember, saat 50 pelaku UMKM binaan Disperindag Kabupaten Jember berkumpul dalam Pelatihan Canning: Bumbu Rawon & Minuman Jamu pada 12 November 2025. Dengan mengenakan celemek dan topi koki, para peserta tampak antusias menyimak materi dan langsung praktik pengawetan makanan secara higienis.

Pelatihan ini bukan sekadar belajar teknik canning. Di balik panci presto dan botol steril, tersimpan misi besar: memperkuat daya tahan produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas. Bumbu rawon dan jamu dipilih sebagai studi kasus, mewakili kekayaan rasa dan khasiat tradisional Jember.

Dipandu oleh tim Sustainability Scool Jakarta dan narasumber Trie Wahyuni, S.S., peserta diajak memahami proses sterilisasi, pengemasan, hingga strategi branding produk olahan. Tak hanya teori, praktik langsung dilakukan dengan semangat gotong royong dan tawa ringan di sela-sela kegiatan.

UMKM Jelo dari Kelurahan Jember Lor seperti Vits Food, Alby Creation Art n Craft, Kafka Kokies, Dapur Bu’ Yun, Kreasi Bu Saleh, Eyang Roonie, Adfa Bakery, Bu Karno’s Home Kitchen, dan Rumah Kafe Jember, mereka menunjukkan antusias serta semangat bahwa kreativitas lokal tak pernah kehabisan ide, terutama di kelurahan Jelo.

Kepala Disperindag Jember, Muh. Zamroni S.H., M.Si., yang diwakili Kabid Perindustrian Neni Suharno Putri S.T., hadir langsung memberi dukungan. Dalam sambutannya, kabid perindustrian Disperindag Kab Jember mewakili Kadisperindag Jember, menegaskan pentingnya inovasi dan pendampingan berkelanjutan agar UMKM Jember tumbuh mandiri dan berdaya saing, sekaligus memperkuat identitas lokal, serta penggunaan bahan lokal yang jelas lebih efisien, murah dan terjangkau.

Dengan fasilitas lengkap, pelatihan gratis ini menjadi ruang belajar sekaligus ajang silaturahmi antar pelaku usaha. Di akhir sesi, aroma rawon dan jamu menguar dari meja praktik—bukan sekadar konsumsi, tapi simbol semangat baru UMKM Jember dalam mengolah warisan rasa menjadi produk unggulan UMKM di kabupaten Jember